Ole777

Slot Gacor

Ole777

Ole777

Slot

Ole777

Ole777

Slot

Ole777

gampang jp

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Januari 30, 2026
  • Home
  • Nasional
  • KEPRI
    • Tanjungpinang
    • Natuna
    • Batam
    • Bintan
  • JATIM
  • Hukrim
  • Ekonomi & Budaya
  • Politik
  • Pendidikan
  • Webtorial
  • Galeri
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • KEPRI
    • Tanjungpinang
    • Natuna
    • Batam
    • Bintan
  • JATIM
  • Hukrim
  • Ekonomi & Budaya
  • Politik
  • Pendidikan
  • Webtorial
  • Galeri
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Launching Proses Bisnis HTA untuk Layanan Kesehatan yang Lebih Baik

by 2h production
20 September 2024
in Nasional
317
5.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) saat meluncurkan Proses Bisnis Health Technology Assessment (HTA) Satu Pintu Satu Standar, foto: ist/kemenkes.go.id

DM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) secara resmi meluncurkan Proses Bisnis Health Technology Assessment (HTA) Satu Pintu Satu Standar di Ruang Siwabessy gedung Kemenkes, Jakarta, Jumat (18/10).

Menkes Budi G. Sadikin menjelaskan, penilaian Teknologi Kesehatan (Health Technology Assessment/HTA) adalah pendekatan ilmiah untuk membantu Kemenkes dalam pengambilan keputusan terkait adopsi teknologi dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). HTA merupakan salah satu upaya strategis pemerintah untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap obat dan teknologi medis yang aman, efektif, dan efisien.

“Untuk memastikan bahwa masyarakat Indonesia memiliki akses ke produk kesehatan dengan kualitas yang bagus, harga terjangkau, dan dapat dibayarkan lewat JKN, itu sebabnya kita membentuk HTA. HTA telah menjadi bagian integral dari Transformasi Kesehatan, di mana setiap rekomendasi teknologi kesehatan akan berdasarkan bukti yang kuat, sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat,” ujar Menkes Budi

Melalui HTA, diharapkan pengambilan keputusan terkait teknologi medis, baik obat-obatan maupun alat kesehatan, menjadi lebih tepat sasaran sehingga anggaran kesehatan dapat digunakan secara optimal dan masyarakat mendapat perawatan yang lebih baik.

“Bukan hanya obat-obatan, tapi juga prosedur klinis serta alat-alat kesehatan. Kita harus melakukannya dengan lebih cepat, jadi saya minta untuk mengubah prosedur dan mengadopsi dari negara lain yang telah sukses menerapkannya seperti Singapura. Obat-obatan, prosedur, dan alat kesehatan yang masuk harus berkualitas terbaik, dengan harga terjangkau dan relatif cepat,” tambah Menkes Budi.

Proses bisnis HTA satu pintu merupakan penyempurnaan dari HTA sebelumnya dengan mengadopsi praktik terbaik (best practice) dari negara lain. Di negara seperti Inggris, Australia, dan Singapura, HTA menjadi dasar keputusan untuk memasukkan teknologi kesehatan ke dalam paket manfaat jaminan kesehatan. Ini memastikan bahwa teknologi yang diterapkan tidak hanya aman dan efektif, tetapi juga memberikan nilai tambah dan menjamin efisiensi biaya (value for money) dalam sistem kesehatan.

Dirjen Farmalkes L. Rizka Andalusia menjelaskan, proses bisnis HTA Satu Pintu Satu Standar menggabungkan proses seleksi obat dan teknologi medis dengan mekanisme HTA, yang diharapkan dapat menciptakan sistem yang lebih efisien, efektif, akuntabel, dan terintegrasi. Tujuannya mendorong kolaborasi yang kuat antara Kemenkes dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan inovasi kesehatan serta mempercepat akses masyarakat terhadap obat dan teknologi medis yang baik dan terjangkau.

“Kami mengharapkan pemilihan teknologi kesehatan ini menerapkan teknologi-teknologi atau metode-metode yang kuat, transparan, dan relevan. Masukan dari semua pihak sangat berharga bagi kami semua untuk memastikan bahwa keputusan yang diambil berdasarkan bukti ilmiah yang kuat dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Rizka.

Kepala Pusat Kebijakan Pembiayaan dan Desentralisasi Kesehatan (Pusjak PDK) Ahmad Irsan A. Moeis mengatakan, peluncuran ini memberikan kesempatan bagi semua pihak untuk beradaptasi dengan perubahan proses bisnis HTA, serta mendukung pelaksanaan HTA yang lebih baik di Indonesia.

“Reformasi proses bisnis HTA untuk merespons tantangan terkini yang ada. Proses bisnis yang ada sebelumnya bukan berarti salah, tetapi sudah tidak tepat lagi. Dalam meresponnya, kami tidak melakukannya sendiri. Kami melakukan kolaborasi, bersinergi dengan berbagai stakeholder. Dengan memperkenalkan reformasi ini secara resmi, pemerintah berharap dapat mewujudkan sistem pelayanan kesehatan yang lebih berkelanjutan, efisien, dan tepat sasaran, sesuai dengan visi transformasi kesehatan nasional,” ujar Irsan.

Proses bisnis HTA Satu Pintu Satu Standar menghadirkan berbagai inovasi, seperti pembentukan platform penilaian teknologi kesehatan terintegrasi yang memungkinkan pengajuan usulan topik melalui satu pintu, pengajuan usulan topik melalui mekanisme Stakeholder-led Submission (SLS), pengembangan metode asesmen adaptif (adaptive HTA), serta value-based pricing yang memastikan teknologi kesehatan diperoleh dengan harga efisien dan mendukung keberlanjutan JKN.

Ketua Komite HTA yang baru Prof. Auliya A. Suwantika menjelaskan, tugas Komite HTA terdiri dari 3 tahap. Tahap pertama, yang akan dilaksanakan tahun ini, mencakup penyiapan regulasi dan infrastruktur, implementasi awal satu platform, serta uji coba Stakeholder-led Submission (SLS). Tahap kedua, yang akan dilaksanakan pada 2025, mencakup implementasi penuh satu platform dan satu standar, pengembangan costing template, database utility, serta perluasan agen HTA. Sementara tahap ketiga, yang akan dilaksanakan pada tahun 2026, mencakup peningkatan berkelanjutan proses bisnis satu pintu satu standar.

“Tugas komite terlihat cukup challenging. Namun, saya yakin dengan bantuan dan kolaborasi aktif dari semua pihak, tugas yang cukup challenging tersebut akan dapat dilakukan bersama-sama,” ujar dia.

Sumber: kemenkes.go.id
Editor: Redaksi

Tags: Kemenkes
SendShare410Tweet256
Previous Post

Insentif Personel TNI/Polri Masyarakat di Kepri tahun 2024 Rampung Disalurkan

Next Post

Gubernur Ansar Serahkan Bantuan Sebesar Rp942 Juta di Pulau Tiga Barat, Natuna

Related Posts

Kementerian Kesehatan Target Tiap Provinsi Miliki Rumah Sakit Utama Layanan Kanker

6 Februari 2024
5.4k
Ilustrasi - TBC. (ANTARA/HO-Kemenkes)

Kasus TBC Tinggi Karena Perbaikan Sistem Deteksi dan Pelaporan

30 Januari 2024
5.4k
Arsip foto - Warga menggunakan masker saat berjalan di Jakarta, Jumat (8/11/2023). Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengimbau masyarakat kembali taat mematuhi protokol kesehatan terutama memakai masker mengingat kasus COVID-19 di Indonesia mulai menunjukkan tren kenaikan kasus. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.

Waspada, Kemenkes Sebut Kasus COVID-19 Meningkat di 21 Provinsi

15 Desember 2023
5.4k
Next Post

Gubernur Ansar Serahkan Bantuan Sebesar Rp942 Juta di Pulau Tiga Barat, Natuna

Akau Potong Lembu, kawasan kuliner legendaris di Kota Tanjungpinang, foto: ist/detak.media

Akau Potong Lembu, Pusat Kuliner Legendaris di Tanjungpinang Kini Tampil Lebih Kece & Modern

Discussion about this post

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Daftar lima obat cair yang senyawa etilen glikol (EG) yang melebihi ambang batas. (iStockphoto/PORNCHAI SODA)

Daftar Obat Sirop yang Ditarik BPOM Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut

21 Oktober 2022
Bayu Kurniawan (hem merah) saat membuka kegiatan serap aspirasi masyarakat didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar. dr Syahrul Alim, Kamis (13/3/2025).

Bayu Kurniawan, Anggota DPRD Milenial yang Siap Dengar Keluhan Masyarakat Blitar 24 Jam

6 Mei 2025
Walikota Blitar Mas Ibin (putih) mengecek minyak goreng yang dijual di Pasar Legi Kota Blitar, Senin (17/3/2025).

Datangi Pasar Tradisional di Kota Blitar, Wali Kota Mas Ibin: Stok Sembako Aman Hingga Lebaran 2025

5 Mei 2025
Aris Dedi Arman bersama konstituennya yang hadir dalam kegiatan reses DPRD Kota Blitar. Jumat (14/3/2025).

Aris Dedi Arman Konsolidasikan Pendukung Banteng Cilik, Tegaskan Komitmen Melindungi Wong Cilik di Kota Blitar

5 Mei 2025
Walikota Mas Ibin memberikan paket sembako yang bersumber dari dana ZIS dikumpulkan Baznas yang disalurkan kepada warga yang membutuhkan, Selasa (11/3/2025).

Walikota Blitar Mas Ibin Ingatkan Pentingnya Zakat untuk Kesejahteraan Bersama

11 Maret 2025
Bupati Blitar Rijanto saat menyambut masyarakat di Alun-Alun Kanigoro dalam gelaran ngabuburit dan buka puasa Ramadhan gratis, Sabtu (8/3/2025).

Gotong Royong, Bupati dan Wabup Blitar Gelar Buka Ramadhan Gratis Tanpa Bebani APBD

9 Maret 2025

Pos-pos Terbaru

  • Bayu Kurniawan, Anggota DPRD Milenial yang Siap Dengar Keluhan Masyarakat Blitar 24 Jam
  • Datangi Pasar Tradisional di Kota Blitar, Wali Kota Mas Ibin: Stok Sembako Aman Hingga Lebaran 2025
  • Aris Dedi Arman Konsolidasikan Pendukung Banteng Cilik, Tegaskan Komitmen Melindungi Wong Cilik di Kota Blitar
  • Walikota Blitar Mas Ibin Ingatkan Pentingnya Zakat untuk Kesejahteraan Bersama
  • Gotong Royong, Bupati dan Wabup Blitar Gelar Buka Ramadhan Gratis Tanpa Bebani APBD

casa del rio hoà bình
sunneva island

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
PT. GEMILANG INDAH MADANI

© 2019 detakmedia.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • KEPRI
    • Tanjungpinang
    • Natuna
    • Batam
    • Bintan
  • JATIM
  • Hukrim
  • Ekonomi & Budaya
  • Politik
  • Pendidikan
  • Webtorial
  • Galeri

© 2019 detakmedia.co.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 2021 Rules of Procedure
What It Would Mean for Big Pharma If Vaccine IP Rights Are Waived testosterone cypionate 250 for sale home | anabolic steroids safer, anabolic steroids qatar | ene.media Oral steroids alone or followed by intranasal steroids versus watchful waiting in the management of otitis media with effusion | The Journal of Laryngology & Otology | Cambridge Core how to cycle anavar how rocket pharma quietly became one of gene therapy's high flyers | biopharma dive