Ole777

Slot Gacor

Ole777

Ole777

Slot

Ole777

Ole777

Slot

Ole777

gampang jp

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Januari 30, 2026
  • Home
  • Nasional
  • KEPRI
    • Tanjungpinang
    • Natuna
    • Batam
    • Bintan
  • JATIM
  • Hukrim
  • Ekonomi & Budaya
  • Politik
  • Pendidikan
  • Webtorial
  • Galeri
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • KEPRI
    • Tanjungpinang
    • Natuna
    • Batam
    • Bintan
  • JATIM
  • Hukrim
  • Ekonomi & Budaya
  • Politik
  • Pendidikan
  • Webtorial
  • Galeri
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Arti Warna Status Hitam di PeduliLindungi

by Harry Kurniadi
18 Juli 2022
in Ragam
303
5.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Foto : CNN Indonesia/Adhi Wicaksono

DM – Ada warna status baru kode QR di aplikasi PeduliLindungi, yaitu hitam. Pengguna yang punya status ini dilarang mengunjungi tempat umum.

Menurut penjelasan Kementerian Kesehatan, status hitam berarti pengguna mengalami positif Covid-19 kurang dari 10 hari atau punya riwayat kontak dengan kasus positif kurang dari 14 hari.

Pasien dengan status hitam tidak dapat masuk ke tempat-tempat publik seperti mal, perkantoran, hotel, hingga transportasi umum karena hal tersebut.

Kemenkes menyarankan melakukan tes PCR bagi pasien positif Covid-19 paling cepat H+5 setelah terkonfirmasi. Bila hasil dinyatakan negatif maka pasien dianggap sembuh dan status warna PeduliLindungi kembali seperti semula.

“Tanpa tes ulang, status kembali seperti semula pada H+10 sejak terkonfirmasi positif,” tulis Kemenkes di situs resminya, dilansir dari cnnindonesia.com.

Selain warna hitam, ada beberapa warna lain yang muncul di aplikasi Peduli Lindungi, yaitu sebagai berikut:

HIJAU
Status HIJAU menandakan bahwa Anda dapat bepergian ke tempat umum karena termasuk ke dalam kriteria berikut :

Usia 18 tahun ke atas

  • Sudah vaksinasi dosis lanjutan (booster) sesuai jenis vaksin yang diterima
  • Bukan pasien Covid-19 atau kontak erat
  • Hasil tes antigen (1×24 jam) atau PCR (3×24 jam) negatif
  • Sudah vaksinasi lengkap dan sembuh dari Covid-19 kurang dari 90 hari

Usia 6-17 tahun

  • Sudah vaksinasi lengkap sesuai jenis vaksin yang diterima
  • Bukan pasien Covid-19 atau kontak erat
  • Hasil tes antigen (1×24 jam) atau PCR (3×24 jam) negatif
  • Sudah vaksinasi 1x dan sembuh dari Covid-19 kurang dari 90 hari

KUNING
Anda dapat bepergian ke tempat umum namun mengikuti regulasi pemerintah daerah dan area publik masing-masing. Status KUNING menandakan bahwa Anda termasuk ke dalam kriteria berikut:

Usia 18 tahun ke atas

  • Sudah vaksinasi lengkap sesuai jenis vaksin yang diterima
  • Bukan pasien Covid-19 atau kontak erat
  • Sudah vaksinasi 1x dan sembuh dari Covid-19 kurang dari 90 hari

Usia 6-17 tahun

  • Sudah vaksinasi 1x sesuai jenis vaksin yang diterima
  • Bukan pasien Covid-19 atau kontak erat
  • Belum vaksinasi dan sembuh dari Covid-19 kurang dari 90 hari

MERAH
Dengan status MERAH, Anda tidak dapat bepergian ke tempat umum karena termasuk ke dalam kriteria berikut:

Usia 18 tahun ke atas

  • Belum divaksin atau baru vaksinasi 1x sesuai jenis vaksin yang diterima
  • Bukan pasien Covid-19 atau kontak erat

Usia 6-17 tahun

  • Belum pernah vaksinasi

HITAM
Dengan status HITAM, Anda tidak dapat bepergian ke tempat umum karena alasan berikut :

  • Positif Covid-19 kurang dari 10 hari
  • Riwayat kontak dengan kasus positif kurang dari 14 hari

Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ada sejumlah laporan terkait warga yang terinfeksi Covid-19 namun tidak masuk kategori hitam di PeduliLindungi.

Kata dia warga itu meminta agar laboratorium tidak melaporkan hasilnya ke dalam sistem NAR Kemenkes sehingga tidak muncul di PeduliLindungi.

“Ini harus didisiplinkan, kalau ada seperti itu (Lab tidak memasukan hasil ke sistem) harus langsung ditegur. Kami menemukan kasus ada pasien yang mengeluh sakit, tapi dites di laboratorium mana tidak dilaporkan, dan tidak ada di PeduliLindungi,” kata Budi dalam keterangan tertulis, mengutip detik.com.

Sumber : cnnindonesia.com
Editor    : Redaksi

Tags: Covid-19PeduliLindungiVaksin
SendShare408Tweet255
Previous Post

Pedayung Sumba-NTT Raih Penghargaan MURI Keliling Pulau Bali

Next Post

BPOM Izinkan Penggunaan Paxlovid Untuk Pengobatan COVID-19

Related Posts

Arsip foto - Warga menggunakan masker saat berjalan di Jakarta, Jumat (8/11/2023). Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengimbau masyarakat kembali taat mematuhi protokol kesehatan terutama memakai masker mengingat kasus COVID-19 di Indonesia mulai menunjukkan tren kenaikan kasus. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.

Waspada, Kemenkes Sebut Kasus COVID-19 Meningkat di 21 Provinsi

15 Desember 2023
5.4k
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Muhammad Bisri, foto: Mael/detak.media

Kadinkes Kepri: Waspada Covid-19 Varian Eris Masuk ke Indonesia

15 Desember 2023
5.4k
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI Dante Saksono Harbuwono (ANTARA/HO-Kemenkes)

Pemerintah Sebut Kenaikan Kasus COVID-19 di Indonesia Belum Signifikan

12 Desember 2023
5.4k
Next Post
Kepala BPOM Penny K. Lukito. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/hp)

BPOM Izinkan Penggunaan Paxlovid Untuk Pengobatan COVID-19

Menparekraf Ingin Sediakan Ruang Ekspresi Fesyen Bagi Remaja

Discussion about this post

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Daftar lima obat cair yang senyawa etilen glikol (EG) yang melebihi ambang batas. (iStockphoto/PORNCHAI SODA)

Daftar Obat Sirop yang Ditarik BPOM Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut

21 Oktober 2022
Bayu Kurniawan (hem merah) saat membuka kegiatan serap aspirasi masyarakat didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar. dr Syahrul Alim, Kamis (13/3/2025).

Bayu Kurniawan, Anggota DPRD Milenial yang Siap Dengar Keluhan Masyarakat Blitar 24 Jam

6 Mei 2025
Walikota Blitar Mas Ibin (putih) mengecek minyak goreng yang dijual di Pasar Legi Kota Blitar, Senin (17/3/2025).

Datangi Pasar Tradisional di Kota Blitar, Wali Kota Mas Ibin: Stok Sembako Aman Hingga Lebaran 2025

5 Mei 2025
Aris Dedi Arman bersama konstituennya yang hadir dalam kegiatan reses DPRD Kota Blitar. Jumat (14/3/2025).

Aris Dedi Arman Konsolidasikan Pendukung Banteng Cilik, Tegaskan Komitmen Melindungi Wong Cilik di Kota Blitar

5 Mei 2025
Walikota Mas Ibin memberikan paket sembako yang bersumber dari dana ZIS dikumpulkan Baznas yang disalurkan kepada warga yang membutuhkan, Selasa (11/3/2025).

Walikota Blitar Mas Ibin Ingatkan Pentingnya Zakat untuk Kesejahteraan Bersama

11 Maret 2025
Bupati Blitar Rijanto saat menyambut masyarakat di Alun-Alun Kanigoro dalam gelaran ngabuburit dan buka puasa Ramadhan gratis, Sabtu (8/3/2025).

Gotong Royong, Bupati dan Wabup Blitar Gelar Buka Ramadhan Gratis Tanpa Bebani APBD

9 Maret 2025

Pos-pos Terbaru

  • Bayu Kurniawan, Anggota DPRD Milenial yang Siap Dengar Keluhan Masyarakat Blitar 24 Jam
  • Datangi Pasar Tradisional di Kota Blitar, Wali Kota Mas Ibin: Stok Sembako Aman Hingga Lebaran 2025
  • Aris Dedi Arman Konsolidasikan Pendukung Banteng Cilik, Tegaskan Komitmen Melindungi Wong Cilik di Kota Blitar
  • Walikota Blitar Mas Ibin Ingatkan Pentingnya Zakat untuk Kesejahteraan Bersama
  • Gotong Royong, Bupati dan Wabup Blitar Gelar Buka Ramadhan Gratis Tanpa Bebani APBD

casa del rio hoà bình
sunneva island

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
PT. GEMILANG INDAH MADANI

© 2019 detakmedia.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • KEPRI
    • Tanjungpinang
    • Natuna
    • Batam
    • Bintan
  • JATIM
  • Hukrim
  • Ekonomi & Budaya
  • Politik
  • Pendidikan
  • Webtorial
  • Galeri

© 2019 detakmedia.co.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 2021 Rules of Procedure
What It Would Mean for Big Pharma If Vaccine IP Rights Are Waived testosterone cypionate 250 for sale home | anabolic steroids safer, anabolic steroids qatar | ene.media Oral steroids alone or followed by intranasal steroids versus watchful waiting in the management of otitis media with effusion | The Journal of Laryngology & Otology | Cambridge Core how to cycle anavar how rocket pharma quietly became one of gene therapy's high flyers | biopharma dive