
DM – Sebanyak 200 rumah suku laut di Kabupaten Lingga yang telah berdiri sejak 10 tahun dilakukan revitalisasi ditahun 2023.
200 Rumah yang mendapatkan program revitalisasi itu, meliputi Pulau Secawar, Desa Tanjung Kelit sebanyak 16 rumah, pulau linau batu 54 rumah, dan Pulau Pasir Panjang sebanyak 12 Rumah.
Kemudian, di Pulau Senang, Desa Temiang, Kec. Temiang Pesisir sebanyak 24 Rumah, Pulau Air Bingkai, Desa Tajur Biru, Kecamatan Temiang Pesisir sebanyak 13 rumah, Pulau Kampung Baru Desa Tajur Biru Kecamatan.
Temiang Pesisir sebanyak 14 rumah, Pulau Air Ingat, Desa Baran Kecamatan Senayang sebanyak 8 rumah, Pulau Selat Kongki, Desa Penaah, Kecamatan Senayang sebanyak 14 rumah, Pulau Mentengah, Desa Mentuda, Kecamatan Daik sebanyak 30 rumah dan Pulau Kentar Akat Desa Kentar kecamatan Senayang sebanyak 15 rumah.

Revitalisasi yang dilakukan mulai dari pergantian pondasi, atap serta dinding rumah suku laut.
Pengerjaan revitalisasi itu dikerjakan dengan dana swakelola sebesar Rp 7 miliar, dan melibatkan kelompok masyarakat.

“Untuk satu unit anggarannya itu Rp 35 juta. Hanya pondasinya yang kita buat dari beton, ini ketika ke depan ada perbaikan, tidak susah lagi mau bikin pondasinya,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Provinsi Kepri, Said Nursyahdu, Rabu (13/12/2023).

DPKP Provinsi Kepri menargetkan, Desember atau ahkir tahun 2023, revitalisasi telah rampung dikerjakan.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyampaikan, revitalisasi rumah suku laut di Lingga meruokan komitmen Pemerintah Provinsi dalam memperhatikan daerah-daerah yang dianggap terisolir, termasuk soal akses jalan dan jaringan lainnya.

“Dengan komitmen untuk menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat Kepri secara merata, kita akan memperhatikan dan membangun seluruh daerah dalam wilayah Kepri,”sebutnya.
Gubernur juga menegaskan pentingnya memperhatikan aktivitas suku laut, seperti menangkap ikan, sambil memperhatikan aspek pemanfaatan rumah yang menghadap langsung ke laut.
“Setelah pembangunan rumah selesai, upaya selanjutnya akan difokuskan terhadap listrik dan hal lainnya,” ujar Gubernur Ansar.
Saat ini Pemprov Kepri masih melakukan pembahasan, terkait rencana melanjutkan program revitalisasi rumah suku laut diseluruh wilayah Provinsi Kepri, yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang.(Adv)
Penulis: Dra
Editor: Tiara

















Discussion about this post