Ole777

Slot Gacor

Ole777

Ole777

Slot

Ole777

Ole777

Slot

Ole777

gampang jp

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Januari 30, 2026
  • Home
  • Nasional
  • KEPRI
    • Tanjungpinang
    • Natuna
    • Batam
    • Bintan
  • JATIM
  • Hukrim
  • Ekonomi & Budaya
  • Politik
  • Pendidikan
  • Webtorial
  • Galeri
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • KEPRI
    • Tanjungpinang
    • Natuna
    • Batam
    • Bintan
  • JATIM
  • Hukrim
  • Ekonomi & Budaya
  • Politik
  • Pendidikan
  • Webtorial
  • Galeri
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Mengenal Mushaf Al-Qur’an Isyarat, Legacy Kemenag untuk Sahabat Disabilitas

by Harry Kurniadi
17 November 2023
in Ragam
321
5.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Cover Mushaf Al-Qur’an Isyarat, foto: ist/kemenag.go.id

DM – Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Balitbang Diklat Kementerian Agama telah merampungkan penyusunan Mushaf Al-Qur’an Isyarat (MQI) bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara (PDSRW). Proses penyusunan sudah selesai pada 2022 dan diterbitkan dalam versi digital. Saat ini, Mushaf Al-Qur’an Isyarat sedang dilakukan proses cetak.

Staf Khusus Menteri Agama bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo mengatakan MQI hadir sebagai wujud komitmen pemerintah melaksanakan amanat Undang-Undang untuk memberi layanan literasi keagamaan yang setara bagi kaum disabilitas. Dalam Undang-Undang Penyandang Disabilitas Nomor 8 Tahun 2016 Pasal 14 ayat c tentang Hak Keagamaan disebutkan, penyandang disabilitas memiliki hak mendapatkan kitab suci dan lektur keagamaan lainnya yang mudah diakses berdasarkan kebutuhannya.

“Mushaf Al-Qur’an Isyarat ini juga menjadi bagian dari legacy Kementerian Agama di masa kepemimpinan Menag Yaqut Cholil Qoumas,” tegas Wibowo Prasetyo di Jakarta, Kamis (16/11/2023).

Menurutnya, gagasan penyusunan MQI tercetus pada tahun 2020, saat kunjungan pengurus Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) ke kantor LPMQ Kemenag di TMII. Mereka berharap agar pemerintah, melakukan standardisasi media literasi Al-Qur’an bagi PDSRW.

Hal itu dikemukakan PPDI, mengingat selama ini pembelajaran Al-Qur’an bagi PDSRW dilakukan oleh komunitas-komunitas PDSRW di berbagai daerah dengan pendekatan dan metode pembelajarannya masing-masing. “Jadi belum ada pedoman standar pembelajaran Al-Qur’an ataupun mushaf Al-Qur’an Isyarat yang resmi dari pemerintah Indonesia,” sebutnya.

Pedoman Membaca MQI

Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, Suyitno, menjelaskan sebelum menyusun MQI, LPMQ terlebih dahulu merumuskan buku pedoman membaca MQI yang terstandar. Hal ini dimaksudkan untuk mengakomodasi kebutuhan dan keragaman penggunaan metode belajar dan membaca Al-Qur’an di kalangan PDSRW.

Pedoman ini sekaligus menjadi acuan bagi PDSRW dan para pengajar dalam membaca Al-Qur’an agar memiliki persepsi yang sama, mengenalkan isyarat huruf hijaiyah, harakat, dan tanda bacanya, menjadi panduan bagi pengajar, dan memudahkan pelajar,” sebutnya.

Dalam prosesnya, lanjut Suyitno, LPMQ melakukan serangkaian penggalian informasi awal ke beberapa lembaga/komunitas, analisis kebutuhan lapangan, penelitian lapangan mendalam, uji coba (validasi) pedoman melalui diskusi terpumpun, dan penetapan pedoman.

“Secara resmi perumusan pedoman itu dimulai pada awal September 2020. LPMQ bekerja sama dengan Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan, menyelenggarakan lokakarya Penyusunan Pedoman Membaca MQI bagi PDSRW,” ujarnya.

Selanjutnya, rangkaian kegiatan sidang penyusunan dilaksanakan LPMQ dengan melibatkan sejumlah komunitas Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara (PDSRW), Juru Bahasa Isyarat (JBI), pengajar Sekolah Luar Biasa (SLB), dan tim pakar bahasa isyarat dari perguruan tinggi. Kegiatan tersebut berlangsung di sepanjang 2021 dan berlanjut hingga 2022.

“Saat ini, buku Pedoman dan Panduan Membaca MQI serta Juz ‘Amma Metode Kitabah telah diterbitkan. Tahun 2023, LPMQ juga berhasil menyelesaikan penyusunan dan menerbitkan master MQI Juz ‘Amma Metode Tilawah dan master MQI 30 Juz Metode Kitabah,” sebut Suyitno.

“Tahun 2024, LPMQ Kemenag akan menyusun dan menerbitkan master MQI 30 Juz Metode Tilawah 30 Juz,” sambungnya.

Master MQI ini akan menjadi Mushaf Al-Qur’an Standar Indonesia ke-4 setelah Mushaf Standar Rasm Utsmani, Mushaf Al-Qur’an Standar Bahriyah, dan Mushaf Al-Qur’an Standar Braille untuk tuna netra.

Konsep MQI

Kepala LPMQ Kementerian Agama Abdul Aziz Shidqi menjelaskan, MQI adalah Al-Qur’an yang diperuntukkan khusus bagi kalangan PDSRW. Dalam konteks pendidikan, PDSRW digambarkan sebagai seseorang yang kurang mampu mendengar (hard of hearing) atau sama sekali tidak mendengar bunyi atau suara (deaf) pada intensitas tertentu.

Kondisi tersebut mengakibatkan PDSRW memiliki cara komunikasi verbal dan nonverbal yang tidak sama dengan orang dengar. Secara verbal melalui oral, tulisan, membaca ujaran, dan campuran (verbal dan nonverbal/komtal); secara nonverbal melalui bahasa isyarat, gestur, dan mimik muka.

Oleh sebab itu, konsep media literasi Al-Qur’an pun disesuaikan dengan keadaan mereka. Secara teknis, konsep tampilan MQI terdiri dari dua kolom. Konsep pertama berupa kolom teks ayat Al-Qur’an, yang terletak di bagian atas. Layout ayat direnggangkan sedemikian rupa (tidak rapat) agar mudah disesuaikan dengan isyarat huruf Hijayah di bawahnya.

isyarat huruf-huruf Hijaiyah, foto: ist/kemenag.go.id

Kolom kedua berupa isyarat huruf-huruf Hijaiyah diletakkan sejajar tepat di bawah teks ayat, menyesuaikan dengan rangkaian ayat. “Dalam proses pembelajaran Al-Qur’an, para pengajar menggunakan pendekatan yang berbeda-beda; dengan pendekatan isyarat, oral, atau keduanya, agar proses pembelajaran membaca Al-Qur’an berjalan efektif sesuai kemampuan dan kondisi PDSRW,” jelas Abdul Aziz.

Metode Membaca MQI

Dijelaskan Aziz, pendekatan isyarat dalam membaca Al-Qur’an bagi PDSRW merupakan suatu keniscayaan karena bahasa isyarat merupakan bahasa alamiahnya. Isyarat yang digunakan dalam pedoman ini merujuk kepada isyarat abjad Arab sebagai standar isyarat huruf hijaiyah yang memiliki komponen tangan sebagai penampil, tempat/ruang, dan gerakan.

Dalam Pedoman Membaca Al-Qur’an Bagi PDSRW disebutkan, ada dua metode yang bisa digunakan PDSRW dalam membaca MQI yaitu metode Kitabah dan metode Tilawah. “Masing-masing metode memiliki kaidah tersendiri, tanpa mengurangi nilai dan makna ayat-ayat Al-Qur’an yang dibaca. Dengan catatan, metode mana pun yang dipakai hendaklah dilakukan dengan tenang dan tidak terburu-buru (tartil),” tegas Aziz.

Pertama, metode Kitabah merupakan sistem isyarat yang digunakan berdasarkan tulisan atau kitabah. Yaitu, mengisyaratkan setiap huruf, harakat, dan tanda baca sebagaimana tertulis dalam Mushaf Standar Indonesia. Dalam mengisyaratkan huruf-huruf Al-Qur’an, diperlukan jeda antar kata agar huruf-huruf yang diisyaratkan tidak tersambung secara keseluruhan, sehingga tidak mengacaukan makna.

“Hukum-hukum Tajwid seperti ikhfa’ (samar), idzhar (jelas), idgham (berdengung), iqlab (masuk), qalqalah (mantul) dan lainnya, yang lazim diterapkan dalam bacaan Al-Qur’an orang dengar (bacaan bersuara), tidak diterapkan dalam metode ini. Dengan kata lain, pembaca hanya mengisyaratkan tulisan yang tercantum dalam mushaf saja,” sebutnya.

isyarat huruf-huruf Hijaiyah, foto: ist/kemenag.go.id

“Tetapi, sebagai sebuah disiplin ilmu, kaidah-kaidah Tajwid tersebut akan tetap menjadi pembelajaran teoritis dalam pelajaran membaca MQI metode kitabah,” lanjutnya.

Kedua, Metode Tilawah adalah mengeja huruf per huruf serta harakat dan tanda bacanya melalui isyarat gerakan jari dan tangan sesuai cara melafalkannya, dengan mengikuti hukum tilawah dan tajwid yang ‘memungkinkan’.

Ketentuan Umum Baca MQI

Seperti halnya membaca mushaf Al-Qur’an, ada beberapa ketentuan umum yang perlu diperhatikan dalam membaca MQI, sebagai berikut:

1. Saat membaca Mushaf Al-Qur’an Isyarat, hendaknya memperhatikan adab membaca Al-Qur’an; dalam keadaan suci dari hadas kecil dan besar, memakai pakainan bersih dan sopan, dianjurkan mengahdap ke arah kiblat, membaca dengan khusyuk dan tidak terburu-buru.

2. Tangan yang digunakan untuk berisyarat adalah tangan kanan si pembaca Al-Qur’an. Jika tidak memungkinkan menggunakan tangan kanannya, maka diperkenankan menggunakan tangan kirinya, namun arah isyaratnya berlawanan dengan pengguna tangan kanan, berlaku seperti pada cermin/mirroring.

3. Area pergerakan tangan adalah di hadapan depan pembaca, di bawah kedua matanya, di atas pusarnya, tidak lebih dari sisi kanan dan kiri tubuhnya.

4. Penjelasan arah orientasi tangan pada pembacaan Al-Qur’an isyarat adalah sebagai berikut:
a) Menunjuk lurus ke atas, artinya: ujung jari menghadap ke arah atas pembaca;
b) Menunjuk ke kiri atau kanan, artinya: ujung jari menghadap ke arah kiri atau kanan pembaca.
c) Menghadap ke luar, artinya: telapak tangan menghadap ke arah luar tubuh pembaca;
d) Menghadap ke dalam, artinya: telapak tangan menghadap ke arah dalam tubuh pembaca; dan
e) Menghadap ke kiri, artinya: telapak tangan menghadap ke arah kiri tubuh pembaca.

Sumber: kemenag.go.id
Editor: Tiara

Tags: Al-Qur'an Bahasa Isyarat 30 JuzAl-Qur’ankemenag RImushaf Al-Qur'an Bahasa Isyarat
SendShare414Tweet259
Previous Post

Peduli Palestina, Disdik Tanjungpinang Kumpulkan Sumbangan Siswa SD SMP Rp. 232 Juta

Next Post

Antisipasi Kekurangan Pasokan Beras, Pemda Natuna Bakal Gandeng Masyarakat Manfaatkan Lahan Persawahan

Related Posts

Wamenag tinjau keberangkatan jemaah di Embarkasi Solo, foto: Romadaniel/kemenag.go.id

Hari Pertama Keberangkatan 1.364 Jemaah Kloter Embarkasi Solo Dapat Layanan Fast Track

13 Mei 2024
5.4k
Rencana Perjalanan Haji 1445 H/2024 M (Infografis: Humas Kemenag/Rizki)

Menag: Kloter Pertama Haji Berangkat 12 Mei 2024

8 Mei 2024
5.4k
Tim MTsN 1 Pati pada TIMO di Thailand, foto: ist/kemenag.go.id

Siswa MTsN 1 Pati Raih Medali Emas dan Perak Olimpiade Matematika Internasional di Thailand

29 April 2024
5.4k
Next Post
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Natuna, Ismail, saat diwawancarai di Ruang Kerjanya, Jum'at, 17 November 2023. (Foto : Zaki/DM)

Antisipasi Kekurangan Pasokan Beras, Pemda Natuna Bakal Gandeng Masyarakat Manfaatkan Lahan Persawahan

Kapal Yacht yang Membawa satu WNA asal Sepanyol yang Akan Dideportasi, foto: Mael/detak.media

Kehabisan Bahan Bakar, WNA Asal Spanyol Pengguna Yacht Dideportasi dari Tanjungpinang

Discussion about this post

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Daftar lima obat cair yang senyawa etilen glikol (EG) yang melebihi ambang batas. (iStockphoto/PORNCHAI SODA)

Daftar Obat Sirop yang Ditarik BPOM Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut

21 Oktober 2022
Rijanto bersama Beky (rambut jambul biru) saat memberikan sambutan di Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Kabupaten Blitar 2024.

Rijanto-Beky Siap Kampanye Damai untuk Pilkada Kabupaten Blitar 2024

25 September 2024
Pebola basket Oklahoma City Thunder Josh Giddey (kiri) mencoba mencetak skor saat melawan Washington Wizards dalam laga NBA di Paycom Center, Oklahoma City, Oklahoma, AS, Jumat (6/1/2023). Thunder menang dengan skor 127-110. ANTARA FOTO/REUTERS/Alonzo Adams-USA TODAY Sports/foc.

Thunder Menang atas Raptors Lewat Dua Overtime

5 Februari 2024
Ketua Tim Pemenangan Paslon Ibin-Elim, Zainul Ikhwan.

Gugatan MK Pilkada Kota Blitar, Tim Pemenangan Ibin-Elim: Selisih Besar Harusnya Legowo

10 Desember 2024
Rapat Paripurna DPRD Kota Blitar Senin (2/10/2025), tentang pengumuman pergantian Wali Kota di 2025.

Pergantian Kepemimpinan Wali Kota Blitar di Tahun 2025 Telah Diumumkan di Rapat Paripurna DPRD

10 Februari 2025
Bayu Kurniawan (hem merah) saat membuka kegiatan serap aspirasi masyarakat didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar. dr Syahrul Alim, Kamis (13/3/2025).

Bayu Kurniawan, Anggota DPRD Milenial yang Siap Dengar Keluhan Masyarakat Blitar 24 Jam

6 Mei 2025
Walikota Blitar Mas Ibin (putih) mengecek minyak goreng yang dijual di Pasar Legi Kota Blitar, Senin (17/3/2025).

Datangi Pasar Tradisional di Kota Blitar, Wali Kota Mas Ibin: Stok Sembako Aman Hingga Lebaran 2025

5 Mei 2025
Aris Dedi Arman bersama konstituennya yang hadir dalam kegiatan reses DPRD Kota Blitar. Jumat (14/3/2025).

Aris Dedi Arman Konsolidasikan Pendukung Banteng Cilik, Tegaskan Komitmen Melindungi Wong Cilik di Kota Blitar

5 Mei 2025
Walikota Mas Ibin memberikan paket sembako yang bersumber dari dana ZIS dikumpulkan Baznas yang disalurkan kepada warga yang membutuhkan, Selasa (11/3/2025).

Walikota Blitar Mas Ibin Ingatkan Pentingnya Zakat untuk Kesejahteraan Bersama

11 Maret 2025
Bupati Blitar Rijanto saat menyambut masyarakat di Alun-Alun Kanigoro dalam gelaran ngabuburit dan buka puasa Ramadhan gratis, Sabtu (8/3/2025).

Gotong Royong, Bupati dan Wabup Blitar Gelar Buka Ramadhan Gratis Tanpa Bebani APBD

9 Maret 2025

Pos-pos Terbaru

  • Bayu Kurniawan, Anggota DPRD Milenial yang Siap Dengar Keluhan Masyarakat Blitar 24 Jam
  • Datangi Pasar Tradisional di Kota Blitar, Wali Kota Mas Ibin: Stok Sembako Aman Hingga Lebaran 2025
  • Aris Dedi Arman Konsolidasikan Pendukung Banteng Cilik, Tegaskan Komitmen Melindungi Wong Cilik di Kota Blitar
  • Walikota Blitar Mas Ibin Ingatkan Pentingnya Zakat untuk Kesejahteraan Bersama
  • Gotong Royong, Bupati dan Wabup Blitar Gelar Buka Ramadhan Gratis Tanpa Bebani APBD

casa del rio hoà bình
sunneva island

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
PT. GEMILANG INDAH MADANI

© 2019 detakmedia.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • KEPRI
    • Tanjungpinang
    • Natuna
    • Batam
    • Bintan
  • JATIM
  • Hukrim
  • Ekonomi & Budaya
  • Politik
  • Pendidikan
  • Webtorial
  • Galeri

© 2019 detakmedia.co.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 2021 Rules of Procedure
What It Would Mean for Big Pharma If Vaccine IP Rights Are Waived testosterone cypionate 250 for sale home | anabolic steroids safer, anabolic steroids qatar | ene.media Oral steroids alone or followed by intranasal steroids versus watchful waiting in the management of otitis media with effusion | The Journal of Laryngology & Otology | Cambridge Core how to cycle anavar how rocket pharma quietly became one of gene therapy's high flyers | biopharma dive