
DM – Harga sapi kurban di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau naik, jelang lebaran idul adha 2023/1444 Hijriyah. Dibandingkan dengan tahun 2022, harga sapi di tahun ini rata-rata naik hingga Rp. 2 juta per ekor.
Fajri, salah satu peternak sapi di Jalan Panglima Dompak Tanjungpinang mengatakan sapi kurban yang dia jual dibandrol dengan harga Rp. 22 hingga Rp. 24 juta.
Harga sapi kurban tahun ini kata dia mengalami kenaikan, jika dibandingkan dengan tahun lalu. Di tahun 2022 sendiri, sapi kurban yang paling mahal hanya senilai Rp. 22 juta per ekornya.
“Kita baru punya 10 sapi, yang dari Nusa Tenggara Timur. Per ekornya dijual Rp. 24 juta. Itupun hanya tinggal 6 ekor, selebihnya sudah di boking pelanggan,” ujar Fajri di Peternakannya, Jum’at (26/5/2023).
Fajri menerangkan, kenaikan harga sapi ini disebabkan stok sapi kurban yang sedikit, ditambah lagi dengan ongkos pengiriman sapi dari NTT cukup mahal. Biasanya, jelang idul adha dia sudah memiliki 70 sapi kurban.
“Biasanya sampai 70 ekor. Karena PMK, sapi kurban susah didatangkan. Semoga nanti ada lagi sapi yang masuk dari NTT,” ungkapnya.
Selain sapi kurban, harga kambing juga mengalami kenaikan. Saat ini, Fajri menjual kambing kurban dengan harga Rp. 5 juta per ekor. Sedangkan tahun lalu, dijual Rp. 3,5 juta per ekor.
“Harga kambing tergantung ukuran. Yang paling besar kita jual Rp. 5 juta oer ekornya,” pungkasnya.
Penulis: Mae
Editor: Redaksi















Discussion about this post