Ole777

Slot Gacor

Ole777

Ole777

Slot

Ole777

Ole777

Slot

Ole777

gampang jp

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Januari 30, 2026
  • Home
  • Nasional
  • KEPRI
    • Tanjungpinang
    • Natuna
    • Batam
    • Bintan
  • JATIM
  • Hukrim
  • Ekonomi & Budaya
  • Politik
  • Pendidikan
  • Webtorial
  • Galeri
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • KEPRI
    • Tanjungpinang
    • Natuna
    • Batam
    • Bintan
  • JATIM
  • Hukrim
  • Ekonomi & Budaya
  • Politik
  • Pendidikan
  • Webtorial
  • Galeri
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Pencegahan Stunting Dengan Metode ABCD

by Harry Kurniadi
7 Maret 2023
in KEPRI, Ragam
385
6.8k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Poster pencegahan Stunting Dengan Metode ABCD, foto: ist/doc/dinkeskepri/detak.media

DM – Stunting merupakan keadaan gagal tumbuh dan kembang, gagal pertumbuhan Tinggi Badan tidak tercapai sesuai dengan anak seusianya (-2 SD Median). Gagal kembang ditandai dengan kecerdasan intelektual dan emosional tidak tercapai.

Hal tersebut disampaikan oleh, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas), Susilo Budi Hartanto. Ia juga mengatakan bahwa ciri ciri stunting antara lain tinggi badan lebih pendek dari seusianya, anak menjadi lebih pendiam dan apatis, tidak banyak melakukan eye contact, IQ nya rendah, pertumbuhan melambat tanda pubertasnya juga melambat, wajah tampak lebih muda dari usianya dan pertumbuhan gigi terlambat.

“Tidak hanya itu, dampak stunting selain pendek, anak stunting akan mudah terkena penyakit metabolik. Dan juga beresiko terkena penyakit kelainan metabolik seperti obes dan beresiko 4 kali kematian” ujarnya.

Menurut Susilo, penyebab stunting tidak hanya disebabkan oleh faktor gizi buruk yang dialami oleh ibu hamil maupun anak balita, tetapi stunting juga disebabkan oleh faktor multi dimensi.

“Penyebab stunting dikarenakan Praktek pengasuhan yang kurang baik, termasuk kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi sebelum, pada masa kehamilan dan setelah melahirkan,” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya masih terbatasnya layanan kesehatan termasuk layanan ANC (ante natal care) atau pelayanan kesehatan ibu selama masa kehamilan, post natal care atau pelayanan setelah melahirkan dan pembelajaran dini yang berkualitas.

“Masih kurangnya akses rumah tangga atau keluarga pada makanan bergizi, dan kurangnya akses ke air bersih dan sanitasi.
Sulit untuk merevesible dengan stimulasi yang bagus di berikan cinta dan kasih sayang memadai insya allah bisa mengatasi. Jadi orang tua tidak hanya berpikiran anak hanya butuh makan saja akan tetapi butuh kasih sayang dan stimulus,” jelasnya.

Berikut Tips meminimalisir potensi stunting pada anak, diantaranya adalah:
1. Aktif minum Tablet Tambah Darah (TTD)
2. Bumil teratur periksa kehamilan minimal 6 kali
3. Cukupi konsumsi protein hewani
4. Datang ke Posyandu setiap bulan
5. Eksklusif ASI 6 bulan
6. Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat

Susilo melanjutkan, cara menyembuhkan anak stunting dengan pengaturan makan anak stunting memberikan cinta lebih banyak dan stimulasi yang lebih sering.

“Akan tetapi apabila anak didetaksi sejak dini menderita stunting misal panjang badan lahir kurang dari 48 cm, dengan penanganan dari segi sensitif dan spesifik akan dapat di sembuhkan. Penyembuhan balita stunting akan lebih berhasil apabila pencegahan dilakukan di hulu dengan sasaran remaja putri, ibu hamil dan calon pengantin,”ucapnya.

Susilo juga mengatakan, data SSGI (Survei Status Gizi Indonesia) tahun 2022 prevalensi stunting di Kepulauan Riau sebesar 15,4persen dengan prevalensi tertinggi di Kabupaten Lingga 18,9persen. Kepulauan Riau merupakan Provinsi dengan prevalensi terendah nomor 4 se Indonesia.

“Data e-PPGBM (elektronik pencatatan pelaporan gizi berbasis masyarakat) pengukuran bulan agustus 2022 di dapatkan bahwa terdapat 4595 balita stunting dari 109319 balita di ukur (4,2persen)”, terangnya.

Selain itu, kata Susilo, angka stunting di Kabupaten Karimun juga menunjukkan penurunan yaitu dari 17,6 persen pada tahun 2021 menjadi 13,3persen pada tahun 2022.
Meskipun terjadi penurunan stunting di Provinsi Kepulauan namun apabila dilihat dari kejadian stunting menurut kelompok umur di Provinsi Kepulauan Riau terjadi peningkatan kejadian stunting sebanyak 1,3 kali pada bayi usia 0 bulan dan 3,4 kali pada bayi usia 0-6 bulan.

Menurut, Susilo masih terdapatnya balita stunting di Provinsi Kepulauan Riau dikarenakan tingginya prevalensi wasting yaitu, 4,5 persen, dan masih rendahnya ASI eksklusif (69,6persen), masih terdapat bayi lahir tidak melakukan IMD (14persen), BBLR (1044 bayi lahir BBLR) Bumil Anemia 9,1persen Bumil KEK 4,5persen Rendahnya kepatuhan Rematri minum TTD 33,3persen Masih terdapat Bumil yang tidak minum TTD (9,4persen). Masih terdapat penduduk yang belum terakses air bersih (12,2 persen)
Belum semua Rumah tangga / KK yang terakses sanitasi layak (12,2 persen)
PMBA (Pemberian Makan Bayi dan Anak) yang belum 4 bintang (mengandung sumber Karbohidrat, sumber protein hewani, sumber protein nabati dan sumber vitamin serta mineral buah dan sayuran)

“Pemerintah bersama masyarakat terus melakukan pencegahan dalam menekan angka Stunting di Kepulauan Riau. Untuk menciptakan generasi penerus yang sehat dan bebas dari stunting,” tungkasnya (adv)

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Tags: dinkes kepriStuntingWebtorial
SendShare514Tweet321
Previous Post

Tanggap Bencana Longsor di Natuna, Kapolda Kepri Terjunkan 75 Personel Brimob Bantu Percepatan Evakuasi

Next Post

Rahma Serahkan KIA di SD Negeri se Kelurahan Senggarang

Related Posts

Tekan Stunting, Pemda Natuna Jalankan Program Intervensi Stunting

27 September 2024
5.4k
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjungpinang, Elfiani Sandri, foto: Mael/detak.media

Ratusan Posyandu Tanjungpinang Bakal Dapat Biaya Operasional dari Pemprov Kepri

2 Februari 2024
5.4k
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Muhammad Bisri, foto: Mael/detak.media

Kadinkes Kepri: Waspada Covid-19 Varian Eris Masuk ke Indonesia

15 Desember 2023
5.4k
Next Post
Wali Kota Tanjungpinang, Rahma saat menyalami siswa SD, foto: doc/Prokompim/detak.media

Rahma Serahkan KIA di SD Negeri se Kelurahan Senggarang

Petugas saat Mencari Korban yang Masih Hilang di Area Tanah Longsor Kecamatan Serasan, foto: ist/dok.tim siaga bencana

Korban Jiwa Tanah Longsor di Serasan Kabupaten Natuna Bertambah Jadi 12 Orang

Discussion about this post

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Daftar lima obat cair yang senyawa etilen glikol (EG) yang melebihi ambang batas. (iStockphoto/PORNCHAI SODA)

Daftar Obat Sirop yang Ditarik BPOM Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut

21 Oktober 2022
Rijanto bersama Beky (rambut jambul biru) saat memberikan sambutan di Deklarasi Kampanye Damai Pilkada Kabupaten Blitar 2024.

Rijanto-Beky Siap Kampanye Damai untuk Pilkada Kabupaten Blitar 2024

25 September 2024
Pebola basket Oklahoma City Thunder Josh Giddey (kiri) mencoba mencetak skor saat melawan Washington Wizards dalam laga NBA di Paycom Center, Oklahoma City, Oklahoma, AS, Jumat (6/1/2023). Thunder menang dengan skor 127-110. ANTARA FOTO/REUTERS/Alonzo Adams-USA TODAY Sports/foc.

Thunder Menang atas Raptors Lewat Dua Overtime

5 Februari 2024
Bayu Kurniawan (hem merah) saat membuka kegiatan serap aspirasi masyarakat didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar. dr Syahrul Alim, Kamis (13/3/2025).

Bayu Kurniawan, Anggota DPRD Milenial yang Siap Dengar Keluhan Masyarakat Blitar 24 Jam

6 Mei 2025
Walikota Blitar Mas Ibin (putih) mengecek minyak goreng yang dijual di Pasar Legi Kota Blitar, Senin (17/3/2025).

Datangi Pasar Tradisional di Kota Blitar, Wali Kota Mas Ibin: Stok Sembako Aman Hingga Lebaran 2025

5 Mei 2025
Aris Dedi Arman bersama konstituennya yang hadir dalam kegiatan reses DPRD Kota Blitar. Jumat (14/3/2025).

Aris Dedi Arman Konsolidasikan Pendukung Banteng Cilik, Tegaskan Komitmen Melindungi Wong Cilik di Kota Blitar

5 Mei 2025
Walikota Mas Ibin memberikan paket sembako yang bersumber dari dana ZIS dikumpulkan Baznas yang disalurkan kepada warga yang membutuhkan, Selasa (11/3/2025).

Walikota Blitar Mas Ibin Ingatkan Pentingnya Zakat untuk Kesejahteraan Bersama

11 Maret 2025
Bupati Blitar Rijanto saat menyambut masyarakat di Alun-Alun Kanigoro dalam gelaran ngabuburit dan buka puasa Ramadhan gratis, Sabtu (8/3/2025).

Gotong Royong, Bupati dan Wabup Blitar Gelar Buka Ramadhan Gratis Tanpa Bebani APBD

9 Maret 2025

Pos-pos Terbaru

  • Bayu Kurniawan, Anggota DPRD Milenial yang Siap Dengar Keluhan Masyarakat Blitar 24 Jam
  • Datangi Pasar Tradisional di Kota Blitar, Wali Kota Mas Ibin: Stok Sembako Aman Hingga Lebaran 2025
  • Aris Dedi Arman Konsolidasikan Pendukung Banteng Cilik, Tegaskan Komitmen Melindungi Wong Cilik di Kota Blitar
  • Walikota Blitar Mas Ibin Ingatkan Pentingnya Zakat untuk Kesejahteraan Bersama
  • Gotong Royong, Bupati dan Wabup Blitar Gelar Buka Ramadhan Gratis Tanpa Bebani APBD

casa del rio hoà bình
sunneva island

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
PT. GEMILANG INDAH MADANI

© 2019 detakmedia.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • KEPRI
    • Tanjungpinang
    • Natuna
    • Batam
    • Bintan
  • JATIM
  • Hukrim
  • Ekonomi & Budaya
  • Politik
  • Pendidikan
  • Webtorial
  • Galeri

© 2019 detakmedia.co.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 2021 Rules of Procedure
What It Would Mean for Big Pharma If Vaccine IP Rights Are Waived testosterone cypionate 250 for sale home | anabolic steroids safer, anabolic steroids qatar | ene.media Oral steroids alone or followed by intranasal steroids versus watchful waiting in the management of otitis media with effusion | The Journal of Laryngology & Otology | Cambridge Core how to cycle anavar how rocket pharma quietly became one of gene therapy's high flyers | biopharma dive