Ole777

Slot Gacor

Ole777

Ole777

Slot

Ole777

Ole777

Slot

Ole777

gampang jp

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Januari 29, 2026
  • Home
  • Nasional
  • KEPRI
    • Tanjungpinang
    • Natuna
    • Batam
    • Bintan
  • JATIM
  • Hukrim
  • Ekonomi & Budaya
  • Politik
  • Pendidikan
  • Webtorial
  • Galeri
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • KEPRI
    • Tanjungpinang
    • Natuna
    • Batam
    • Bintan
  • JATIM
  • Hukrim
  • Ekonomi & Budaya
  • Politik
  • Pendidikan
  • Webtorial
  • Galeri
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Mengenal 22 Warisan Budaya Tak Benda di Pangandaran

by Harry Kurniadi
25 Agustus 2022
in Budaya, Ragam
312
5.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Kesenian Badud di Pangandaran. (Foto : Istimewa)

DM – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pangandaran mencatat ada 22 warisan budaya tak benda di Kabupaten Pangandaran yang masih lestari.

“Jenisnya sangat beragam, dari mulai kesenian, permainan anak, resep makan dan teknologi menangkap ikan tradisional,” kata Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud Pangandaran Risa Gantira belum lama ini, seperti dilansir dari detik.com.

Berikut ini 22 warisan budaya tak benda di Kabupaten Pangandaran, yaitu :

1. Kitab Kacijulangan

Kitab Kacijulangan ditulis dalam huruf Arab Pagon berbahasa Jawa. Kitab ini terdiri dari 23 halaman.

Secara umum, isinya tentang sejarah masyarakat sekitar daerah Cijulang. Sejarah yang terkandung dikategorikan kedalam sejarah gede (sejarah besar), sejarah leutik (sejarah kecil), dan sejarah kenabian.

2. Jajangkungan

Merupakan permainan keseimbangan menggunakan bambu sebagai penyangga tubuh. Seorang pemain menggunakan dua bilah bambu sebagai pengganti kaki ketika berjalan.

Permainan ini bisa dilombakan adu cepat sampai tujuan dengan larangan tidak boleh turun dari bambu penyangga yang digunakan.

3. Jus Honje

Cara pembuatannya sangat mudah, yakni honje jenis honje laka dijus dan langsung disaring supaya ampasnya terpisah. Adapun khasiat dari jus honye di antaranya dapat memulihkan stamina, menghilangkan masuk angin, dan menurunkan kolesterol juga darah tinggi.

4. Pindang Gunung

Makanan ini seperti sop ikan tapi menggunakan bumbu-bumbu khas Sunda. Pindang gunung terbuat dari bahan protein laut, seperti kakap, ikan bawal. atau tongkol. Rasa pindang gunung gurih, asam, dan segar. Rasa segarnya didapat dari buah kedondong, tapi bisa diganti dengan honje atau kecombrang.

5. Terasi Pangandaran

Tarasi atau terasi Pangandaran memiliki wangi dan rasa yang khas. Hal ni karena berbahan dasar udang rebon dengan bibit terasi dan diproses secara alami tanpa bahan pengawet. Cara pembuatannya sudah diwariskan secara turun-temurun.

6. Asin Jambal Roti

Asin jambal roti khas Pangandaran dikenal lama memiliki rasa yang jauh lebih enak jika dibandingkan dengan asin jambal lain yang ada di pasaran. Hal ini karena pembuatannya yang berbeda karena menggunakan bumbu khas lokal yang sudah digunakan secara turun-temurun.

7. Lodeh Turubuk

Turubuk yaitu sejenis sayuran yang berasal dari tumbuhan seperti tebu. Bagian yang dapat dikonsumsi adalah bagian bunga yang terbungkus pelepah daun. Turubuk mengandung nutrisi dan zat-zat yang bak bagi tubuh. Kandungan mineralnya cukup tinggi terutama kandungan kalsium dan fosfor. Turubuk ini dimasak dengan bumbu rempah lokal.

8. Teknologi Bagang Ikan

Bagang merupakan bangunan terbuat dari bahan tradisional bambu dan didirikan di tepi laut. Kegunaan bagang yaitu untuk menangkap ikan di laut. Bagang adalah sebutan untuk alat atau tempat penangkapan ikan laut (biasanya ikan teri), pada umumnya bagang berupa pondok-pondok di pinggiran dan di tengah laut dengan bentangan Jaring (waring) dibawahnya.

Bagang tancap terdiri dari beberapa bagian utama. Yang pertama adalah kaki-kaki bagang yang terbuat dari bambu-bambu besar dan terletak pada keempat sudut bagang serta pada kedua sisinya.

9. Seni Benjang Batok

Kesenian Benjang Batok merupakan kolaborasi seni angklung dan batok. Dalam kesenian Benjang Batok biasanya angklung dimainkan laki-taki dan batok dimainkan perempuan. Angklung dan Batok dimaikan sedemikian rupa dan menghasilkan suara selaras dikuti lantunan lagu yang Iiriknya bersikan pesan atau nasehat, namun juga terkadang dibuat jenaka.

10. Seni Ronggeng Gunung

Ronggeng Gunung Renggana yaitu jenis kesenian berupa tarian yang duringi gamelan berupa bonang, kendang, dan goong. Pertunjukkan Ronggeng Gunung, yaitu seorang juru ibing yang merangkap juru kawih melakukan tarian di tengah-tengah para penari (5 sampai 10 orang). Pola lantai tarian Ronggeng Gunung yaitu menari mengelilingi juru ibing, memanjang, atau berbelok-belok melewati teman penari lain.

Pertunjukkan Ronggeng Gunung biasanya dilakukan untuk menghibur masyarakat pada saat bercocok tanam padi di huma atau mengangkut padi dani ladang ke rumah.

11. Seni Ronggeng Amen
Kesenian Ronggeng Amen merupakan transformasi dari kesenan Ronggeng Gunung. Jika Ronggeng Gunung dihelat tiga penabuh gamelan dan satu juru kawih yang merangkap juru ibing, sedangan kesenian Ronggeng Amen dihelat belasan nayaga dan sekitar lima orang juru ibing dan seorang juru kawih.

Pada prakteknya kesenian tersebut melakukan pertunjukkan sang ronggeng melakukan tarian di tengah arena dan dikelilingi para penari pria yang membentuk pola lantai membentuk lingkaran.

Para penari pria biasanya melakukan tarian jika ia diberi kehormatan oleh juru soder berupa kain persegi panjang yang dibagikan pada awal babak. Pertunjukkan dilakukan dengan beberapa babak, sesuai dengan rangkaian ibing yang dipersembahan pada pertunjukkan tersebut.

12. Kesenian Lebon

Kesenian Lebon merupakan kesenian yang identik dengan pencak silat berupa ketangkasan pria dalam menghindari pukulan dari lawan mainnya.

Lebon dilakukan tiga orang, yaitu dua orang sebagai pemain ketangkasan, dan satu orang bertindak sebagai penengah. Aksesori yang digunakan dalam pertunjukkan Rebon yatu bulu sapi/kerbau/kambing/domba. Kulit hewan yang sudah dikeringkan tersebut dipakai pada pergelangan tangan, dan rotan sebagai alat untuk memukul lawan main. Kesenian Rebon diiringi gamelan dengan pola tabuh seperti halnya pencak silat. Pertunjukkan Rebon akan berakhir jika salah satu pemain menyatakan mundur karena pukulan lawan main atau karena pemain mengalami cedera.

13. Kesenian Badud

Badud yaitu kesenian yang menampilkan tarian-tarian berupa gerakan binatang, seperti harimau, babi hutan, dan kera. Pemain Badud yaitu para pria yang berpakaian (berkostum) layaknya binatang. Tarian Badud diiringi alat musik berupa dogdog (kendang yang kulitnya hanya satu permukaan) dan angklung.

Perjunjukkan Badud sangat kental dengan unsur magis. Karena, setelah penari melakukan pertunjukkan beberapa waktu, mereka kemudian kesurupan (trace).

Dalam keadaan kesurupan, para pemain biasanya melakukan atraksi lais (menaiki sebilah bambu, dan atau berjalan di atas titian tali). Selain Itu, para pemain Badud dapat memakan pecahan kaca.

14. Hajat Laut

Merupakan acara ritual yang diaksanakan secara turun-temurun dengan maksud sebagai ungkapan syukur para nelayan atas hasil melaut. Selain itu, hajat laut dimaksudkan agar nelayan senantiasa diberikan keselamatan dalam melaksanakan aktivitas di laut.

15. Ngaruat Jagat

Merupakan prosesi pembersihan pusaka yang dimiliki warga. Pelaksanaan dilaksanakan pada bulan Maulud atau Rabiul awal yang dipusatkan di Pantai Batuhiu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Air yang digunakan untuk mencuci pusaka berasal dari tujuh sumber air yang berbeda. Pada pelaksanaannya, air sisa mencuci pusaka kemudian dilarung ke pantai.

16. Adat Waluya

Merupakan syukuran atas berkah aur yang ada di sekitar lokasi kegiatan melalui senandung doa berupa bacaan tahi yang dpunpm olch tokoh Agama. Selesai melakukan bacaan tahlil, tokoh agama juga memimpin pembacaan Surat Yassin bersama. Masyarakat membawa aneka makanan yang dibawa dari rumah masing-masing untuk selanjutnya dimakan bersama setelah kegiatan.

17. Babarit

Prosesi babarit dilaksanakan pada pagi Jumat Kliwon pada bulan Maulud. Sedangkan tempatnya dilaksanakan di arca pesawahan atau kuburan leluhur. Sebagai bagian dari rangkaian acara adat tahunan yang beberapa hari atau minggu sebelumnya telah diawali dengan acara sedekah ketupat tiga hari sebelumnya.

Acara ini merupakan bentuk syukur atas kesejahteraan desa atas kecukupan berupa makanan dan minuman dan memohon agar terbebas dan segala jenis bencana seperti gempa bumi, wabah penyakit, banjir, dan angin topan.

18. Muludan Leuweung

Waktu prosesi Muludan Leuweung yaitu pada bulan Muulud. Pada prosesi Muludan Lcuwcung, sebagaian bcsar masyarakat melakukan aktivitas hanya di dalam kawasan TPU yang berada di Kampung Cipatat, Desa Karangsan atau di bilangan Desa Panyutran. Melengkapi prosesi Muludan Leuweung yaitu biasa masyarakat menyembelih hewan berkaki empat seperti kambing, domba, kerbau, atau sapi yang disembelih dan dimakan di kawasan tempat prosesi.

19. Ngabuku Tahun

Merupakan prosesi penalaran sejarah tentang Buku Kacijulangan yang dibacakan oleh tokoh agama. Buku tersebut berisi ajaran agama, seperti proses penciptaan alam semesta, proses penciptaan jin dan manusia oleh Allah SWT. Sebelum dibacakan sejarah Cijulang, diawali dengan pembacaan do’a dan tahlil yang ditujukan kepada para pemuka agama dan tokoh masyarakat yang dipandang berjasa dalam penyebaran agama Islam.

20. Nampaling

Merupakan kegiatan masyarakat untuk membasmi hama tanaman padi terutama belalang yang ada di sekitar pesawahan. Prosesi nampaling dilakukan dengan menggunakan sebuah alat yang dinamai “tampaling” sehingga dinamai kegiatan tersebut dengan sebutan “Nampaling”.

21. Hajat Bumi

Hajat Bumi merupakan prosesi syukuran masyarakat setelah berlangsungnya panen padi. Prosesi inti dari Hajat Bumi, biasanya ketua kampung melakukan penguburan kepala kambing, kepala sapi, atau kepala kerbau. Seusai melakukan penguburan kepala binatang, kemudian tokoh agama melakukan senandung doa. Sebagai puncak kegiatan dari prosesi Hajat Bumi dilakukan pagelaran Wayang Golek Purwa atau Wayang Kulit Purwa seraya melakukan acara ruwatan bumi, yaitu cerita wayang yang melakonkan tokoh baik yang dapat mengalahkan tokoh jahat (raksasa).

22. Beluk (Eok)

Merupakan sejenis tembang yang diiringi dengan pirigan kacapi. Tema cerita berupa cara-cara bertani sosial kemasyarakatan, bidang agama, pemerintahan, atau seni budaya. Lagu-lagu yang dibawakan berupa pupuh, sinom, asmaradana, mijil atau magatruk. Cara pertunjukannya lagu dibawakan oleh seorang juru sekar (anggana sekar) kemudian dinyanyikan secara rampak atau bersamaan.

Sumber : detik.com
Editor    : Redaksi

Tags: budayaWarisan Budaya Tak Benda Indonesia
SendShare425Tweet266
Previous Post

Remaja di Tanjungpinang Tewas Usai Tabrak Rambu Proyek Perbaikan Gorong-gorong

Next Post

Buka Kegiatan Manasik Haji Cilik, Rahma : Cara Mengenalkan Makna Ibadah Haji Kepada Anak

Related Posts

Pjs Bupati Blitar, Jumadi (kacamata coklat, tengah) bersama seniman dan panitia Palah Creative Festival 2024.

Pemkab Blitar Gelar Palah Creative Festival 2024, Dukung UMKM dan Kesenian Lokal

26 Oktober 2024
5.4k
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno Menaiki Kereta Kencana di Desa Wisata Religi Astana, Cirebon, (6/8/2023), foto: ist/kemenparekraf.go.id

Menparekraf Naik Kereta Kencana di Desa Wisata Religi Astana

7 Agustus 2023
5.4k
Presiden Joko Widodo dan ibu Iriana saat menghadiri istana berkebaya dalam rangka memperingati HUT Ke-78 RI, di Jakarta, Minggu (6/8/2023), foto:ist/kemenparekraf.go.id

“Istana Berkebaya” Tingkatkan Nasionalisme Melalui Budaya Berkebaya

7 Agustus 2023
5.4k
Next Post
Walikota Tanjungpinang, Rahma saat menghadiri acara manasik haji cilik, foto : ist

Buka Kegiatan Manasik Haji Cilik, Rahma : Cara Mengenalkan Makna Ibadah Haji Kepada Anak

Presiden Jokowi dan Raja Eswatini, Mswati III, menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU perkuatan kerja sama bilateral antara kedua negara di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (25/08/2022). (Foto : BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Presiden Jokowi dan Raja Mswati III Saksikan Penandatanganan MoU Kerja Sama Ekonomi

Discussion about this post

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bayu Kurniawan (hem merah) saat membuka kegiatan serap aspirasi masyarakat didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar. dr Syahrul Alim, Kamis (13/3/2025).

Bayu Kurniawan, Anggota DPRD Milenial yang Siap Dengar Keluhan Masyarakat Blitar 24 Jam

6 Mei 2025
Walikota Blitar Mas Ibin (putih) mengecek minyak goreng yang dijual di Pasar Legi Kota Blitar, Senin (17/3/2025).

Datangi Pasar Tradisional di Kota Blitar, Wali Kota Mas Ibin: Stok Sembako Aman Hingga Lebaran 2025

5 Mei 2025
Aris Dedi Arman bersama konstituennya yang hadir dalam kegiatan reses DPRD Kota Blitar. Jumat (14/3/2025).

Aris Dedi Arman Konsolidasikan Pendukung Banteng Cilik, Tegaskan Komitmen Melindungi Wong Cilik di Kota Blitar

5 Mei 2025
Walikota Mas Ibin memberikan paket sembako yang bersumber dari dana ZIS dikumpulkan Baznas yang disalurkan kepada warga yang membutuhkan, Selasa (11/3/2025).

Walikota Blitar Mas Ibin Ingatkan Pentingnya Zakat untuk Kesejahteraan Bersama

11 Maret 2025
Bupati Blitar Rijanto saat menyambut masyarakat di Alun-Alun Kanigoro dalam gelaran ngabuburit dan buka puasa Ramadhan gratis, Sabtu (8/3/2025).

Gotong Royong, Bupati dan Wabup Blitar Gelar Buka Ramadhan Gratis Tanpa Bebani APBD

9 Maret 2025

Pos-pos Terbaru

  • Bayu Kurniawan, Anggota DPRD Milenial yang Siap Dengar Keluhan Masyarakat Blitar 24 Jam
  • Datangi Pasar Tradisional di Kota Blitar, Wali Kota Mas Ibin: Stok Sembako Aman Hingga Lebaran 2025
  • Aris Dedi Arman Konsolidasikan Pendukung Banteng Cilik, Tegaskan Komitmen Melindungi Wong Cilik di Kota Blitar
  • Walikota Blitar Mas Ibin Ingatkan Pentingnya Zakat untuk Kesejahteraan Bersama
  • Gotong Royong, Bupati dan Wabup Blitar Gelar Buka Ramadhan Gratis Tanpa Bebani APBD

casa del rio hoà bình
sunneva island

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
PT. GEMILANG INDAH MADANI

© 2019 detakmedia.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • KEPRI
    • Tanjungpinang
    • Natuna
    • Batam
    • Bintan
  • JATIM
  • Hukrim
  • Ekonomi & Budaya
  • Politik
  • Pendidikan
  • Webtorial
  • Galeri

© 2019 detakmedia.co.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 2021 Rules of Procedure
What It Would Mean for Big Pharma If Vaccine IP Rights Are Waived testosterone cypionate 250 for sale home | anabolic steroids safer, anabolic steroids qatar | ene.media Oral steroids alone or followed by intranasal steroids versus watchful waiting in the management of otitis media with effusion | The Journal of Laryngology & Otology | Cambridge Core how to cycle anavar how rocket pharma quietly became one of gene therapy's high flyers | biopharma dive