
DM – Ratusan aparat TNI, Polri dan Pemerintah Kota (Pemko) melakukan apel gabungan, dalam rangka kesiapsiagaan mengantisipasi bencana alam di Kota Tanjungpinang, pada Jum’at (12/11/2021).
Walikota Tanjungpinang, Rahma mengatakan sudah ada 17.032 kali bencana yang terjadi di Indonesia, sepanjang Tahun 2016 hingga 2020. Kata dia, 99 persen dari ribuan kali bencana tersebut merupakan jenis bencana hidrometeorologi.
“Seperti banjir, banjir bandang, longsor, cuaca ekstrem, kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan,” ujar Rahma saat memimpin apel di Mapolres Tanjungpinang.
Menurut data dari BNPB, Rahma menerangkan setidaknya ada 2.172 kejadian bencana alam yang terjadi di Indonesia, hingga 3 November 2021 yang juga didominasi oleh jenis bencana hidrometeorologi.
Untuk wilayah Kota Tanjungpinang, kata dia tercatat ada 596 bencana alam yang terjadi selama dua tahun terakhir ini.
“Ini menurut data BPBD Kota Tanjungpinang selama periode 2021, tercatat 359 kejadian bencana alam hingga 31 Oktober 2021, data ini menunjukan peningkatan yang signifikan atas kejadian bencana alam di Kota Tanjungpinang,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Tanjungpinang, AKBP Fernando menyampaikan bahwa apel tersebut merupakan salah satu rangka antisipasi dampak bencana alam.
“Sehingga setiap daerah memiliki rencana kontijensi yang berisikan siapa berbuat apa pada saat menuju kedaruratan nanti,” tutupnya.
Penulis : Mael
Editor : Redaksi


















Discussion about this post