
DM – Dalam waktu dekat pemerintah pusat akan memberikan bantuan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) se Indonesia.
Berangkat dari itu, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melalui Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan Usaha Mikro sudah mengirimkan sebanyak 2.209 UMKM ke Pemerintah Pusat untuk menerima bantuan.
Hal tersebut katakan oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan Usaha Mikro Kota Tanjungpinang Hamalis, Jum’at (21/8/2020) lalu.
“Kita sudah mengirimkan sebanyak 2.209 data pelaku UMKM, saat ini sedang menunggu kapan direalisasikan oleh pemerintah pusat,” ujar Hamalis.
Menanggapi hal tersebut, salah seorang pelaku UMKM di Kota Tanjungpinang, David meminta pemerintah agar mendata masyarakat pelaku UMKM secara menyeluruh, supaya kata dia pelaku UMKM yang terdampak Covid-19 dapat juga merasakan bantuan dari pemerintah secara merata.
“Kami ini pelaku UMKM juga terdampak Covid-19, jangan membagikan bantuan tidak merata,” ujarnya di Tanjungpinang, Senin (24/8/2020).
David berharap, agar pemerintah menjemput bola untuk melakukan pendataan supaya merata, bukan memberikan bantuan tidak merata.
“Yang diperhatikan itu bukan hanya masyarakat yang diberhentikan dari tempatnya bekerja, namun juga kami pelaku UMKM ini agar diperhatikan juga, toh kami ini juga masyarakat yang terdampak kok,” ucapnya.
“Jadi pemerintah itu, seharusnya jemput bola dan gencar mensosialisasikan kepada masyarakat supaya masyarakat mendaftarkan usahanya ke Dinas terkait,” tegasnya.
Sementara itu, Pengamat Kebijakan Publik, Wahyu Eko Yudiatmana angkat bicara terkait penerima BLT UMKM dari Pemerintah Pusat.
Dia berharap, pihak pemerintah dari bawah seperti Kelurahan hingga RT dan RW dapat benar-benar mendata masyarakat yang ekonominya terpuruk karena Covid-19.
Selanjutnya, kata dia seorang Kepala Daerah setempat harus ikut turun dalam mendata masyarkatnya. Hal itu, agar tidak salah dalam memberikan bantuan Covid-19 ini.
“Aparat pemerintah yang bawah, seperti lurah dan RT dapat mendata masyarakat yang ekonominya betul dibawah, agar pantas mendapatkan bantuan, bahkan kepala daerah juga harus turun,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, bantaun untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 sangat penting ditengah kondisi pandemi seperti ini. Kata dia, sebagaimana yang diketahui ekonomi masyarakat juga semakin lambat, dan semakin susah.
“Itu berpengaruh pada kehidupan kita, saya harap bantuan itu bisa didiistribusian untuk masyarakat yang benar-benar terdampak,” pungkasnya.
Penulis : Redaksi


















Discussion about this post