Ole777

Slot Gacor

Ole777

Ole777

Slot

Ole777

Ole777

Slot

Ole777

gampang jp

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Januari 30, 2026
  • Home
  • Nasional
  • KEPRI
    • Tanjungpinang
    • Natuna
    • Batam
    • Bintan
  • JATIM
  • Hukrim
  • Ekonomi & Budaya
  • Politik
  • Pendidikan
  • Webtorial
  • Galeri
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • KEPRI
    • Tanjungpinang
    • Natuna
    • Batam
    • Bintan
  • JATIM
  • Hukrim
  • Ekonomi & Budaya
  • Politik
  • Pendidikan
  • Webtorial
  • Galeri
No Result
View All Result
No Result
View All Result

DPRD Natuna bersama Bupati dan ANNA Sepakat Tolak Mobilisasi Kapal Cantrang

by harry kurniadi
1 Maret 2020
in Daerah, Natuna
318
5.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Natuna, detak.media – Ribuan nelayan yang tergabung dalam Aliansi Nelayan Natuna (ANNA), melakukan aksi damai didepan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna. Kamis (27/02/2020) siang.

Ribuan nelayan dari berbagai wilayah di ujung utara NKRI itu, mendesak lembaga eksekutif dan legislatif, untuk menyatakan sikap penolakan terhadap rencana Pemerintah Pusat yang akan memobilisasi ratusan kapal cantrang kewilayah perairan Laut Natuna Utara.

“Kami tidak menolak nelayan Pantura, namun kami hanya menolak kapal cantrang,” ucap Ketua ANNA, Hendri, dalam orasinya.

Menurut Hendri, kapal cantrang justru akan berdampak pada rusaknya ekosistem laut dan habitat ikan yang ada. Karena kata dia, kapal cantrang diyakini hanya mampu beroperasi dikedalaman sekitar 20-50 meter.

“Jadi kalau alasan Pemerintah Pusat untuk membantu menjaga kedaulatan NKRI diwilayah ZEE, itu sangat tidak masuk akal. Karena di ZEE itu memiliki kedalaman diatas 50 meter,” katanya.

Selain itu kata Hendri, keberadaan kapal cantrang diatas 50 GT, juga berpotensi menimbulkan konflik sosial antara nelayan pantura dengan nelayan tempatan. Sebab, nelayan Natuna selama ini hanya beroperasi menggunakan kapal berukuran kecil, dengan peralatan tangkap tradisional.

“Jelas nelayan kita tidak akan mampu bersaing dengan nelayan yang menggunakan kapal cantrang, yang rata-rata memiliki kapasitas diatas 50 GT, bahkan sampai ratusan GT,” jelas Hendri.

Usai berorasi didepan Kantor DPRD Natuna, para perwakilan nelayan dari masing-masing daerah itupun akhirnya diajak untuk melakukan audiensi dengan pimpinan dan anggota DPRD dan Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal, diruang paripurna DPRD Natuna.

Dalam kesempatan itu Ketua ANNA mewakili seluruh nelayan Natuna, menyampaikan sejumlah alasan terkait penolakan mobilisasi ratusan kapal cantrang, oleh Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhulam) RI, ke wilayah Laut Natuna Utara.

Menurut Hendri, cantrang merupakan salah satu alat tangkap ikan yang tidak ramah lingkungan. Bahkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pernah mengeluarkan larangan penggunaan alat tangkap cantrang bagi nelayan.

Hendri menyebutkan, alat tangkap cantrang sendiri hingga sampai saat ini belum memperoleh Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) dari Pemerintah. Artinya merupakan salah satu alat tangkap yang illegal dan tak memiliki izin resmi.

“Namun kenapa kok sekarang malah Pemerintah pula yang melegalkan alat tangkap cantrang ini, dengan berencana memobilisasi ke laut Natuna. Jika dibiarkan bisa rusak ekosistem laut kita,” tegasnya.

Melalui aksi tersebut, ANNA menuntut Bupati Natuna agar menyatakan penolakan terhadap kebijakan Pemerintah Pusat yang akan memobilisasi kapal cantrang ke Laut Natuna Utara. Kemudian juga meminta kepada pihak DPRD Natuna, supaya terus memperjuangkan agar kapal cantrang tidak jadi dimobilisasi ke Laut Natuna Utara, demi kearifan lokal dan kesejahteraan nelayan tempatan.

Sementara itu Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal, mengaku juga sangat mendukung ANNA, untuk menolak kapal cantrang. Sebab kata Hamid, ada kearifan lokal di Kabupaten Natuna.

“Karena ladangnya masyarakat Natuna ada di laut. Hidup matinya masyarakat Natuna dari laut. Mulai dari makan, menyekolahkan anak hingga kebutuhan lainnya, juga dari laut. Jadi saya tidak ingin ekosistem laut bagi rumah ikan tersebut rusak,” tegas Hamid Rizal.

Kata dia, Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) juga telah membuat surat yang ditujukan kepada Kemenko Polhukam RI, Nomor : 019.3/Umum-SETDA/II/75/2020, perihal permohonan Audiensi Nelayan Natuna, yang ditanda tangani langsung oleh Bupati Natuna.

“Saya minta melalui surat itu, agar Pemerintah Pusat dapat meninjau kembali dan menghargai kearifan lokal Natuna,” sebut Hamid Rizal.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD Natuna Andes Putra, selaku pimpinan sidang menyampaikan, bahwa lembaga legislatif akan menerima segala tuntutan yang disampaikan oleh ANNA, untuk selanjutnya akan disampaikan kepada Pemerintah.

Pihaknya pun sepakat, bahwa wakil rakyat juga tidak menolak nelayan asal pantura, namun hanya menolak kapal cantrang.

“Kalau menolak nelayannya, berarti kita tidak NKRI,” sebut Andes Putra.

Usai dilakukan audiensi tersebut, Pemerintah Daerah, DPRD dan ANNA, akhirnya sepakat untuk menanda tangani nota kesepahaman, tentang ketidak sediaannya atas kebijakan Pemerintah Pusat memobilisasi kapal cantrang ke Laut Natuna Utara.

Tags: Kapal cantrang ke natuna
SendShare416Tweet260
Previous Post

Kunjungan Kerja Anggota DPRD Natuna ke Kecamatan Pulau Laut

Next Post

Ketua Komisi I DPRD Natuna Kurang Setuju Pembangunan RS Tipe A 

Related Posts

No Content Available
Next Post

Ketua Komisi I DPRD Natuna Kurang Setuju Pembangunan RS Tipe A 

Menag Akan Buka MTQ Kepri

Discussion about this post

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Daftar lima obat cair yang senyawa etilen glikol (EG) yang melebihi ambang batas. (iStockphoto/PORNCHAI SODA)

Daftar Obat Sirop yang Ditarik BPOM Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut

21 Oktober 2022
Bayu Kurniawan (hem merah) saat membuka kegiatan serap aspirasi masyarakat didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar. dr Syahrul Alim, Kamis (13/3/2025).

Bayu Kurniawan, Anggota DPRD Milenial yang Siap Dengar Keluhan Masyarakat Blitar 24 Jam

6 Mei 2025
Walikota Blitar Mas Ibin (putih) mengecek minyak goreng yang dijual di Pasar Legi Kota Blitar, Senin (17/3/2025).

Datangi Pasar Tradisional di Kota Blitar, Wali Kota Mas Ibin: Stok Sembako Aman Hingga Lebaran 2025

5 Mei 2025
Aris Dedi Arman bersama konstituennya yang hadir dalam kegiatan reses DPRD Kota Blitar. Jumat (14/3/2025).

Aris Dedi Arman Konsolidasikan Pendukung Banteng Cilik, Tegaskan Komitmen Melindungi Wong Cilik di Kota Blitar

5 Mei 2025
Walikota Mas Ibin memberikan paket sembako yang bersumber dari dana ZIS dikumpulkan Baznas yang disalurkan kepada warga yang membutuhkan, Selasa (11/3/2025).

Walikota Blitar Mas Ibin Ingatkan Pentingnya Zakat untuk Kesejahteraan Bersama

11 Maret 2025
Bupati Blitar Rijanto saat menyambut masyarakat di Alun-Alun Kanigoro dalam gelaran ngabuburit dan buka puasa Ramadhan gratis, Sabtu (8/3/2025).

Gotong Royong, Bupati dan Wabup Blitar Gelar Buka Ramadhan Gratis Tanpa Bebani APBD

9 Maret 2025

Pos-pos Terbaru

  • Bayu Kurniawan, Anggota DPRD Milenial yang Siap Dengar Keluhan Masyarakat Blitar 24 Jam
  • Datangi Pasar Tradisional di Kota Blitar, Wali Kota Mas Ibin: Stok Sembako Aman Hingga Lebaran 2025
  • Aris Dedi Arman Konsolidasikan Pendukung Banteng Cilik, Tegaskan Komitmen Melindungi Wong Cilik di Kota Blitar
  • Walikota Blitar Mas Ibin Ingatkan Pentingnya Zakat untuk Kesejahteraan Bersama
  • Gotong Royong, Bupati dan Wabup Blitar Gelar Buka Ramadhan Gratis Tanpa Bebani APBD

casa del rio hoà bình
sunneva island

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
PT. GEMILANG INDAH MADANI

© 2019 detakmedia.co.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • KEPRI
    • Tanjungpinang
    • Natuna
    • Batam
    • Bintan
  • JATIM
  • Hukrim
  • Ekonomi & Budaya
  • Politik
  • Pendidikan
  • Webtorial
  • Galeri

© 2019 detakmedia.co.id

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • 2021 Rules of Procedure
What It Would Mean for Big Pharma If Vaccine IP Rights Are Waived testosterone cypionate 250 for sale home | anabolic steroids safer, anabolic steroids qatar | ene.media Oral steroids alone or followed by intranasal steroids versus watchful waiting in the management of otitis media with effusion | The Journal of Laryngology & Otology | Cambridge Core how to cycle anavar how rocket pharma quietly became one of gene therapy's high flyers | biopharma dive